JAKARTA - BRI Life mencatat pendapatan premi baru ekuivalen yang disetahunkan (APE) mencapai Rp2,45 triliun hingga akhir September 2022. Pendapatan premi ini tumbuh 42% secara year on year (yoy).
Sementara, dari sisi pendapatan premi bruto (GWP) dapat tumbuh lebih dari 40% di kuartal III-2022 secara yoy di tengah-tengah kondisi pasar asuransi jiwa yang terkontraksi.
“Pertumbuhan ini ditopang oleh ketersediaan pasar yang sangat luas di induk usaha di Bank BRI dan juga target operating model yang disesuaikan dengan perkembangan usaha dengan didukung oleh expertise di bidang asuransi jiwa dan IT dari FWD," ujar Direktur Utama BRI Life Iwan Pasila melalui keterangan yang diterima, Sabtu (15/10/2022).
BACA JUGA:MNC Finance dan BRI Multifinance Tandatangani Kerja Sama Rp30 Miliar
BRI Life juga terus melakukan standarisasi di bidang pemasaran, tools yang digunakan, dan proses pemasaran untuk memastikan premi yang dihasilkan berkualitas.
Adapun ini untuk dapat memenuhi kewajiban kepada pemegang polis pada saat jatuh tempo.
Di sisi operasional, BRI Life terus mendorong efisiensi layanan pemegang polis sehingga bisa memberikan layanan yang cepat dan akurat dengan memanfaatkan teknologi digital serta BRI Life mendorong penetrasi di segmen ritel dan mikro untuk dapat mendorong inklusi keuangan.