Saat ini BRI Life terus melakukan penetrasi melalui produk asuransi mikro, di segmen ritel dengan produk PIJAR dan untuk mikro ada produk AMKKM.
Dengan dukungan teknologi digital baik dari sisi pemasaran dan layanan pemegang polis, saat ini BRI Life dapat memberikan perlindungan kepada sekitar 1,5 juta pemegang polis per bulan.
“Dengan dukungan yang sangat besar dari induk kami di Bank BRI, dan dengan dukungan expertise di bidang teknologi dan asuransi jiwa dari FWD, kami yakin dapat terus tumbuh untuk mem-BRILIFE-kan Indonesia," lanjut Iwan.
Kemudian, Direktur Pemasaran BRI Life Sutadi menambahkan bahwa akan terus mendorong penetrasi di semua segmen di Bank BRI.
Sedangkan pada penetrasi produk asuransi mikro pada segmen ritel dan mikro membantu pencapaian APE BRI Life, di mana dalam 3 bulan terakhir asuransi PIJAR membukukan APE sebesar Rp273 miliar serta AMKKM dalam 9 bulan sampai dengan akhir September 2022 membukukan APE sebesar Rp609 miliar.
Diketahui, Total GWP tumbuh lebih dari 40%, dibanding periode yang sama tahun 2021 menjadi Rp6,9 triliun di tahun 2022.
Adapun sampai dengan akhir September 2022, hasil investasi mencapai Rp638,2 miliar, bertumbuh 22% dibandingkan tahun lalu.
(Zuhirna Wulan Dilla)