Cara OJK Wujudkan Net Zero Emission

MNC Portal, Jurnalis
Jum'at 11 November 2022 12:55 WIB
Cara OJK Wujudkan Net Zero Emission. (Foto: Okezone.com/MPI)
Share :

JAKARTA – Ekonomi hijau atau ekonomi berkelanjutan menjadi salah satu cara untuk mewujudkan net zero emission pada 2050. Namun untuk mencapainya, tentu bukan sesuatu hal yang mudah, karena kondisi global saat ini tidak menentu.

Mulai dari perlambatan ekonomi, tingkat inflasi yang tinggi telah memberikan dampak negatif dibeberapa sektor.

Baca Juga: Net Zero Emission, Perusahaan Migas Jangan Hanya Fokus Dekarbonisasi di Hulu

“OJK jelas berkomitmen untuk mewujudkan itu (net zero emission) bisa dengan cara keuangan berkelanjutan dengan ekonomi hijau, untuk menuju kelancaran transisi menuju ekonomi rendah karbon,” ujar Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Mahendra Siregar mengatakan, dalam acara G20, Jumat (11/11/2022).

Mahendra mengungkapkan, pihaknya selain fokus pada ekonomi berkelanjutan, OJK juga fokus pada pembangunan berkelanjutan tidak hanya pada mitigasi dampak perubahan iklim, tetapi juga harus menyentuh seluruh sektor.

Baca Juga: Pertamina Tingkatkan Kapasitas Geothermal untuk Capai Pengurangan Emisi Signifikan

“Kami membuka kesempatan di setiap sektor (keuangan mengembangkan taksonomi hijau) dan modelnya harus terus dikembangkan. Ini yang harus kami revisi berdasarkan realitas baru yang terjadi,” ujar Mahendra.

Selain itu, lanjut Mahendra, Indonesia berkomitmen pada Kesepakatan Paris dan akan mencapai kontribusi yang ditentukan secara nasional (NDC) dan bersedia untuk melangkah lebih jauh menuju Emisi Nol Bersih pada tahun 2050.

Menurutnya, demi mendukung pemerintah, OJK telah menerbitkan sejumlah peta jalan pembiayaan berkelanjutan mulai tahun 2015 di mana tahap kedua akan diselesaikan selama periode 2021-2025.

“Sasaran strategis dari Roadmap Keuangan Berkelanjutan meliputi pembentukan ekosistem yang mendukung percepatan pembiayaan berkelanjutan, perluasan pasokan dan permintaan dana dan instrumen keuangan yang ramah lingkungan, serta peningkatan pengawasan dan koordinasi dalam penerapan keuangan berkelanjutan dalam Indonesia,” ujarnya.

Dian Kusomo

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya