Sponsor dari perusahaan China memberikan dana hingga USD1,395 miliar atau setara Rp21,909 triliun (kurs Rp15.706,05/USD) untuk kompetisi yang berlangsung 20 November hingga 18 Desember. Nilai tersebut melampaui yang dikeluarkan oleh perusahaan AS yakni USD1,1 miliar, menurut GlobalData, perusahaan analisis dan konsultasi data yang berbasis di London.
Dipecah secara tahunan, sponsor China bernilai USD207 juta atau dirupiahkan menjadi Rp3,251 triliun per tahun, dibandingkan dengan kesepakatan Qatar dan AS masing-masing senilai USD134 juta dan USD129 juta, menurut data.
6. Hadiah Melimpah
Berikutnya soal total hadiah yang diperebutkan. Seperti diketahui, Piala Dunia merupakan ajang bergengsi yang berhadiah melimpah. Diketahui, hadiah juara Piala Dunia 2022 mencapai mencapai USD440 (sekira Rp6,3 triliun).
Hadiah tersebut bakal dibagikan kepada para tim yang berhasil menjadi juara sampai menempati peringkat keempat Piala Dunia 2022. Adapun secara terperinci untuk juara Piala Dunia 2022 sebesar USD42 juta (Rp610 miliar).
Kemudian untuk tim yang jadi runner up, akan mendapat sejumlah USD30 juta (Rp 436 miliar). Selanjutnya, tim di posisi ketiga akan mendapatkan hadiah sebesar USD27 juta (Rp392 miliar). Sementara untuk tim di posisi keempat, bakal menerima USD25 juta (Rp 363 miliar).
7. Venue Piala Dunia Qatar Ber-AC
Qatar memberikan solusi berani untuk pertama kalinya sebuah negara akan menjadi tuan rumah Piala Dunia. Ya, negeri Timur Tengah itu menyiapkan stadion yang ber-AC.
Diketahui, kedelapan stadion yang menjadi venue Piala Dunia 2022 Qatar akan sepenuhnya ber-AC. Hal tersebut akan memberikan pengalaman menonton yang nyaman bagi para penggemar sambil membuat kondisi cukup baik bagi para pemain untuk tampil di lapangan.
(Feby Novalius)