5 Fakta Ancaman Resesi di Depan Mata, Harga Pangan dan BBM di 2023 Jadi Penentu!

Clara Amelia, Jurnalis
Minggu 25 Desember 2022 04:46 WIB
Resesi. (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA – Adanya isu ancaman resesi pada 2023 menghantui masyarakat di akhir 2022.

Para pakar dan analis telah memperingatkan kemungkinan terjadinya resesi di tahun depan.

Inflasi yang tengah terjadi mepengaruhi banyak orang dalam skala global, akibat berbagai faktor sosial ekonomi, khususnya konflik Rusia-Ukraina hingga gangguan rantai pasok.

 BACA JUGA:Hadapi Resesi 2023, Ini Usaha IRT Modal Dikit Untung Banyak

Meskipun ada indikasi yang jelas bahwa resesi akan terjadi, namun khusus kawasan Asia, termasuk Indonesia, diperkirakan akan tetap kuat di tengah prospek yang kurang baik.

Hal ini bisa terwujud dengan cara menahan laju harga pangan dan BBM.

Berikut fakta Indonesia dapat terbebas dari ancaman resesi 2023 yang dirangkum Okezone, Minggu (25/12/2022):

1. Perekonomian Indonesia Tumbuh 5%

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengklaim bahwa Indonesia akan terbebas dari resesi global yang terjadi pada 2023.

Alih-alih makro ekonomi nasional anjlok, perekonomian Indonesia justru diprediksi tumbuh 5% di tahun depan.

2. Harga Pangan dan BBM Jadi Penentu Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2023

Klaim Erick Thohir didasarkan pada harga pangan dan energi dalam negeri.

Menurutnya, jika pemerintah mampu menahan laju harga pangan dan energi, maka inflasi secara nasional bisa ditekan.

"Tahun depan banyak persepsi bahwa dunia resesi, iya. Tapi Indonesia tidak, kita Insya Allah tumbuh 5%, tentu menjadi kunci inflasi, bagaimana kita menahan laju harga pangan dan harga energi, tapi tubuhnya masih," ungkap Erick, Selasa, 20 Desember 2022.

3. PDB 2023 Diperkirakan Turun 3,6%

Indonesia diperkirakan akan mengalami penurunan PDB sebesar 3,6 persen pada 2023.

Walaupun kini pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,72 persen secara tahunan (yoy) pada kuartal III 2022.

4. Bank Dunia Pangkas Makro Ekonomi Indonesia Jadi 4,8% Tahun Depan

Bank Dunia juga memangkas proyeksi pertumbuhan makro ekonomi Indonesia menjadi 4,8% pada 2023.

Sebelumnya Bank Dunia mencatat pertumbuhan ekonomi dalam negeri berada di angka 5,1%.

5. Prediksi Pertumbuhan Ekonomi 2023 Sebesar 4,8%

Adapun rilis Bank Dunia per Desember 2022 mencatatkan pertumbuhan ekonomi Tanah Air sebesar 4,8% pada 2023, lalu 4,9% pada 2024, dan 5% pada 2025.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya