JAKARTA - Ancaman resesi 2023 sudah menjadi kekhawatiran di berbagai negara, meski Indonesia terbilang cukup aman namun pemerintah diminta untuk terus bersiap.
Karena jika resesi 2023 benar-benar terjadi, dampak yang besar ke Indonesia akan sangat dirasakan masyarakat.
Sehingga pemerintah diminta menyiapkan ganjalan untuk menjaga daya beli masyarakat.
Pengamat Ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Eko Listiyanto menegaskan agar Bantuan Sosial (bansos) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) terus dilanjutkan hingga tahun depan.
"Bansos dan BLT ini menurut saya masih diperlukan, sungguh pun ini bukan sebuah bentuk subsidi yang produktif tetap trennya ke depan secara kebijakan harusnya berkurang. Berkurang dalam konteks kemiskinannya berkurang juga, jangan kemiskinannya bertambah bansosnya berkurang, itu juga tidak enak," ujarnya dalam Special Dialogue Okezone, Senin (26/12/2022).
Dia juga menjelaskan kalau dana bansos untuk tahun depan sudah ada di APBN 2023 dengan nilai yang sudah ditentukan.
BACA JUGA:Ekonomi RI Tumbuh tapi Ancaman PHK Massal Kian Menghantui
Namun, dia meminta agar sistem pencairan bansos tersebut ditingkatkan lebih baik lagi.