Kesalahan Keuangan yang Sering Dilakukan, Tidak Punya Tujuan

Fayha Afanin Ramadhanti, Jurnalis
Sabtu 31 Desember 2022 17:01 WIB
Tips Atasi Masalah Keuangan. (Foto: Okezone.com/MotionBanking)
Share :

JAKARTA Mengelola uang banyak hal sepele yang sering dilupakan. Padahal hal tersebut berdampak fatal bagi kondisi finansial.

Dapat diakui bahwa mengelola keuangan bukan perkara mudah. Perencana Keuangan Prita Ghozie pun mengungkapkan beberapa kesalahan keuangan sering dilakukan.

Kesalahan pertama yang banyak dilakukan adalah tidak memiliki tujuan keuangan. Menurut Prita, jika kita tidak memiliki budget pengeluaran, maka setiap menerima gaji potensi pengeluaran bisa berlebihan.

”Nantinya, kita jadi ngga punya tabungan, ngga punya investasi, bahkan gaji aja ngga cukup sampai tanggal gajian berikutnya,” ujar Prita, yang dia unggah pada laman Instagram pribadi miliknya, Sabtu (31/12/2022).

Baca Juga: Risiko Fitur Paylater bagi Anak Muda Indonesia

Prita mengingatkan generasi Milenial yang memiliki gaya hidup yang jauh lebih beragam untuk tidak fear of mission out (FOMO). Hal itu dapat mengakibatkan keuangan semakin berantakan, karena kita sibuk mengejar lifestyle yang bahkan bukan sesuatu yang kita sukai.

“Kita ini adalah generasi yang memasuki adulthood di masa-masa sulit yaitu pandemi beserta transisinya,” kata Prita.

Baca Juga: Apa Perbedaan Penghasilan dan Pendapatan? Simak Penjelasannya di Sini

Implikasinya, membutuhkan self-reward sebagai status pencapaian atau motivasi. Bahayanya adalah karena melakukan konsumsi sebagai bagian dari ekspresi dan kepuasan diri, maka kita pun tidak ragu membayar harga lebih mahal untuk mendapatkan personalized products.

Dalam hal ini Prita memberi solusi berupa pembuatan dana belanja dan self reward.

“Misalnya Rp500.000 atau Rp1 juta di rekening playing, dan hanya pakai rekening ini untuk transaksi,” saran Prita.

Meskipun belum menikah, Prita menganggap dana darurat merupakan sesuatu yang penting. Apalagi bagi milenial yang menjadi tulang punggung keluarga.

Dana darurat ini akan sangat bermanfaat untuk segala keperluan dadakan dan tidak terduga.

”Always start dengan 3x pengeluaran rutin bulanan,” ujarnya.

Kita harus menghindari mindset ‘terlalu dini dalam investasi’. Kita dapat memulainya dari nominal kecil, asal tetap konsisten.

Sebagai contoh bisa dimulai dari 3% atau 5% gaji. Masukan ke investasi, tanpa disadari saldo investasi akan bertambah.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya