“Agar harga Pertamax di Indonesia bisa diumumkan tiap minggu supaya sesuai dengan harga pasar,” ujarnya dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta.
3. JBU Juga Ikut Turun
Tidak hanya Pertamax, JBU lain juga turut mengalami penurunan.
"Demikian juga produk-produk seperti Pertamax Turbo dan juga Pertadex dan lainnya, Dexlite, ini akan juga turun, sesuai dengan formula yang sudah ditetapkan oleh ESDM," ujar Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati.
4. Subsidi Untuk Jenis BBM JBKP dan JBT Tetap Ada
Pemerintah berkomitmen tetap memberikan subsidi bagi masyarakat untuk jenis BBM khusus penugasan (JBKP) Pertalite (harga tetap di Rp10.000/liter, dari harga keekonomian Rp11.050/liter) dan jenis BBM tertentu (JBT) Solar subsidi (harga tetap di Rp6.800/liter, dari harga keekonomian Rp13.300/liter).
5. Alasan Dasar Turunnya Harga BBM
Salah satu alasan yang mendasar adalah turunnya harga minyak mentah dunia.
Pada perdagangan Jumat (30/12/2022) atau hari terakhir perdagangan pada 2022 harga minyak mentah Brent bertengger di level USD85,91 per barel. Sementara, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) dibanderol USD 80,26 per barel.
6. Pengumuman Harga BBM Sedikit Lambat
Pengumuman harga jual terbaru Pertamina memang sedikit lebih lambat dibandingkan badan usaha lain.
Bagi Erick, ini hal yang wajar mengingat Pertamina sebagai BUMN mempertimbangkan berbagai aspek agar tetap dapat menjamin keberlangsungan penyediaan dan penyaluran BBM.
(Zuhirna Wulan Dilla)