Oleh karena itu, modal awal adalah Rp3 juta. Selain menabung, ia juga harus mengambil pinjaman untuk membiayai kebutuhan keuangannya. Gerai pertama ada di Jalan Kemang Raya di depan restoran Payon. Abuba Steak adalah nama, kependekan dari Abu Bakar.
Mendapat respon yang sangat positif dari pelanggan, Abu terus berinovasi. Menawarkan menu yang lebih modern. Restoran juga pindah ke tempat yang lebih besar, belum lagi penambahan staf.
Pada 2010, Abu menyerahkan pengelolaan Abuba Steak kepada Ali Ariansyah, anak tunggalnya. Ia menyadari bahwa bisnisnya membutuhkan desain dan manajemen yang lebih modern.
Ali, lulusan sekolah perhotelan di Swiss, mengembangkan Abuba Steak. Abuba membuka toko baru di Jakarta untuk menjangkau pelanggan.
Restoran Abuba Steak juga beroperasi di pasar mewah. Buktinya, banyak gerai Abuba yang berlokasi di lingkungan borjuis seperti Summarecon Serpong, Kelapa Gading, dan Tebet.
Metode unik menyiapkan steak terkenal Abuba adalah memanggang. Abuba Steak menawarkan pilihan steak, ayam, dan makanan laut, termasuk steak dari Indonesia, Selandia Baru, dan Amerika Serikat.
Abuba Steak memiliki lebih dari 26 lokasi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Bandung.
(Taufik Fajar)