Sepanjang 2022, sebut dia, APBN bekerja keras menahan guncangan yang datang seiring datangnya tantangan yang tidak bisa diprediksi ataupun tidak direncanakan.
"Seperti perang, perang itu enggak ada yang memprediksi bakal terjadi di Februari 2022 lalu di Ukraina, yang dampaknya merambat, lalu menyebabkan harga-harga pangan dan energi naik. APBN menjadi instrumen pelindung, shock absorber dari gejolak-gejolak itu," pungkas Sri.
(Feby Novalius)