Di sisi lain, sambung Menkeu, realisasi TKD yang telah mencapai 7,1% dari target APBN didorong tingginya penyaluran dana bagi hasil (DBH) sebesar Rp10,8 triliun atau tumbuh 8,4% (yoy), terutama dari DBH minerba.
Sedangkan, penyaluran dana alokasi umum (DAU) lebih rendah yakni Rp47,4 triliun atau tumbuh 12% (yoy) dikarenakan penyaluran bagian DAU yang ditentukan penggunaannya paling cepat dilaksanakan pada bulan Februari.
"Sementara itu, komponen TKD lainnya seperti dana alokasi khusus (DAK) non fisik dan dana desa mulai dilakukan penyaluran pada bulan Februari. Begitu pula dengan DAK Fisik yang paling cepat disalurkan pada bulan Maret," jelasnya.
(Taufik Fajar)