“Setiap minggu selalu saya cek. Sembari mengawasi kebersihan, saya juga menanyakan aspirasi mereka tentang kendala yang dihadapi dalam berdagang. Sehingga saya dan tim pengelola bisa terus mengembangkan pasar berdasarkan masukan dari pelaku usaha,” paparnya.
Muhajir menambahkan, keuntungan tidak menjadi prioritas bagi pihaknya selama 2 - 3 tahun ke depan. Hasil retribusi pedagang akan dikembalikan lagi ke mereka dalam bentuk pembangunan infrastruktur, berupa los, meja atau gerobak.
“Saya berharap pemerintah juga bisa melakukan pembinaan dan pengawasan untuk revitalisasi ini, supaya para pelaku usaha kita bisa berkembang,” pungkasnya
(Taufik Fajar)