Hidupkan Ekosistem Film di Daerah, Ini Pesan Sandiaga Uno

Safina Asha Jamna, Jurnalis
Minggu 12 Maret 2023 16:54 WIB
Film di Daerah (Foto: Kemenparekraf)
Share :

“Dengan diadakannya acara "Sinema Keliling" Festival Film Bulanan di Kampung Wisata Rejowinangun, impact-nya lumayan besar. Sebagai media promosi buat kami Kampung Wisata Rejowinangun dan Pokdarwis juga, serta bisa menambah penghasilan buat para UMKM setempat," ungkap Eed.

Acara dibuka oleh Mohammad Amin selaku Direktur Musik, Film dan Animasi Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Dia menyatakan bahwa dengan sederet prestasi yang ditorehkan para sineas Yogyakarta, bisa dikatakan bahwa Yogyakarta merupakan salah satu Provinsi dengan kemajuan ekonomi kreatif yang luar biasa.

"Maka tidak salah kami memilih Yogyakarta sebagai lokasi pertama dalam menyelenggarakan Sinema Keliling sebagai rangkaian Roadshow Festival Film Bulanan ini”, ujar Mohammad Amin.

Melalui kegiatan "Sinema Keliling" ini diharapkan sineas Indonesia, komunitas film daerah, pengelola Desa Wisata di Indonesia bisa bersinergi, saling bahu-membahu, berkreasi, berkolaborasi menghasilkan karya dan turut andil dalam membangun pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Acara dilanjutkan dengan sesi dialog mengenai “Peran Film Dalam Dunia Pariwisata” bersama Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko, Nissa Fijiriani dan Riandhani Yudha Pamungkas sebagai perwakilan dari komunitas film, serta sesi pemutaran film pendek.

Film-film yang diputarkan adalah deretan Film Terpilih Festival Film Bulanan 2022-2023, di antaranya adalah film Semayam, Maramba, Memorabilia, Gemintang, Jagat, We, Krenteg, Subuh, Surro, Cerita di Waktu Yang Salah, Di Bawah Langit Yang Sama, Waiting For Your Phone Call, Dua Pilar Satu Atap, Pesen Pungkasan, Merajut Selamat Tinggal, Facticity, dan Akhir Dari Sebuah Permulaan.

Acara yang digelar selama 3 hari ini turut dimeriahkan oleh penampilan tari, band, dan stand up comedy.

Tersedia pula berbagai produk ekonomi kreatif dan aneka kuliner khas Desa Rejowinangun yang bisa dinikmati pengunjung sembari menonton.

Lebih dari 200 pengunjung yang hadir di Sinema Keliling berasal dari berbagai kalangan, baik komunitas film, civitas akademika, pemerintah daerah, organisasi pemerintahan desa, maupun masyarakat umum.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya