Perkara Cuaca, Pengusaha Cincau Gigit Jari Akui Omzet Turun saat Ramadhan 2023

Avirista Midaada, Jurnalis
Rabu 05 April 2023 16:05 WIB
Pengusaha Cincau. (Foto: MPI)
Share :

"Turun hampir 50% lebih, cuma 90 - 100, kalau sebelumnya (puasa Ramadhan tahun lalu) 200 sampai 250, itu bahkan barangnya kurang, banyak yang nggak kebagian," ungkapnya.

Alhasil untuk menutup kerugian beban operasional, dia terpaksa memproduksi cincau hanya dua hari sekali dibantu empat orang karyawannya.

Padahal harga bahan baku cincau pun juga masih cukup stabil.

Bahkan di jenis cincau daun misalnya harganya cukup murah berkisar Rp27 ribu - Rp30 ribu per kilogramnya, jauh dibandingkan harga Ramadan tahun lalu yang mencapai Rp70 - Rp75 ribu. Tetapi murahnya harga juga tak membuat pembeli cincau meningkat.

"Bahan baku murah lah masih stabil, cuma yang beli Tahun kemarin itu daunan pernah Rp70 ribu, Rp75 ribu, sekarang cuma Rp30 ribu, ada yang Rp27 ribu, Rp28 ribu, tambah murah, bahkan turun, tahun lalu (cincau) daun mahal, itu tambah ramai. Dulu Rp70 ribu, Rp75 ribu malah ramai, tapi barangnya nggak ada, daunnya sulit, sekarang barangnya daunnya banyak, tapi membelinya sepi," keluhnya.

Dia menduga sepinya pembeli di momen Ramadhan karena banyak pesaing pembuatan cincau.

Selain itu, hujan deras yang kerap turun siang hingga malam hari di Kota Malang membuat penjual minuman es dan aneka takjil di Malang sepi pembeli.

"Ini pertama kalinya sepi, sebelum-sebelumnya nggak pernah, Covid kemarin itu tambah ramai, habis Covid tambah sepi. Mungkin sekarang banyak yang bikin banyak, atau sekarang masalah musim juga kayak gini berkurang, kan sekarang sore hujan terus, orang mungkin ya malas minum es," terangnya.

Meski demikian, dia mencoba bertahan mempertahankan eksistensi pembuatan cincau dari resep nenek moyangnya dahulu dari Cina.

Apalagi dia yang merupakan generasi keempat bertekad agar produksi cincau khas resep nenek moyangnya terus bertahan.

"Saya ini generasi keempat, dulu yang merintis mbah uyut, dulu yang bikin di sini doang, bahkan karyawannya Mbah Buyut itu ada yang dari Cina. Ini resep cincau dari Cina asli," bebernya.

"Sekarang pokoknya sehat saja enggak apa-apa, kalau dibilang minus nggak, cuma pas-pasan saja, disyukuri saja enggak apa-apa, yang penting sehat bisa cari lagi mungkin tahun depan bisa baik. Namanya rezeki nggak mesti, kadang ramai surut kan gitu," tandasnya.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya