JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memberikan beasiswa wirausaha ke ratusan milenial. Beasiswa wirausaha diberikan dengan tujuan penciptaan lapangan kerja baru dari wirausaha muda berbasis digital.
Selain itu, dirinya juga membagikan ilmu tentang kriteria yang diperlukan untuk menjadi pengusaha muda, di antaranya adaptasi, inovasi, dan kolaborasi. Dengan cara tersebut, akan mempercepat terciptanya lapangan kerja seluas-luasnya serta mendorong laju perekonomian negara.
BACA JUGA:
"Kita bisa melihat antusiasme generasi Z dan milenial datang untuk mendapatkan ilmu. Saya membagi tips bahwa mereka harus beradaptasi, berinovasi, dan berkolaborasi agar fokus kita dalam percepatan pembangunan pada berorientasi ekonomi dapat menciptakan lapangan kerja," kata Sandiaga Uno, Sabtu (15/7/2023).
Sandi menambahkan, bantuan beasiswa wirausaha yang diberikan dapat menjadi solusi permasalahan generasi muda untuk memulai usaha dengan digitalisasi.
"Sandination menjadi solusi bagi masyarakat dengan memberikan modal dan beasiswa wirausaha kepada peserta terpilih, tapi yang lain terus mencoba mudah-mudahan mereka juga mendapatkan," ujar Sandiaga.
BACA JUGA:
Lebih lanjut Sandiaga menyampaikan karakter dibangun dengan etos 4 AS yakni kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas. Menurutnya, enterpreneurship sangat diperlukan pada generasi muda untuk membawa ekonomi Indonesia semakin maju.
"Selain literasi digital mereka harus mampu kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas, karena dengan etos kerja 4 AS usaha-usaha yang dikembangkan oleh para generasi Z dan milenial bisa mengambil peluang. Kita bisa bangga buatan Indonesia punya produk-produk ekonomi kreatif dari para anak muda yang memulai usaha," ungkap Sandiaga Uno.
Sandiaga mengungkapkan saat ini anak muda bukan lagi mencari lapangan kerja, tetapi sudah bisa membuka lapangan kerja. Ia pun optimis target 4,4 juta lapangan kerja baru tercapai.
"Ini adalah generasi Indonesia emas, target 4,4 juta saya optimis tercapai," jelasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)