Daftar Orang Kaya Terlibat di Proyek Ibu Kota Nusantara, Berikut Fakta Menariknya

Himayatul Azizah, Jurnalis
Minggu 10 September 2023 07:16 WIB
Deretan Konglomerat Investasi di IKN. (Foto: Okezone.com/PUPR)
Share :

JAKARTA - Menteri Investasi Republik Indonesia/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan nama-nama konglomerat Indonesia yang akan melakukan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Ibu Kota Negara (Nusantara). Proyek tersebut akan mulai melakukan pembangunan pada September 2023.

"Jalan (PMDN di IKN), kemarin kan saya memimpin, saya memimpin tim kemarin ke IKN dan pengusaha-pengusaha domestik kita seperti Pak Aguan, Pak Anthony Salim, itu mereka bulan September sudah melakukan groundbreaking," ungkap Bahlil usai menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan pabrik PepsiCo Indonesia di Cikarang, Jawa Barat.

Berikut fakta daftar orang kaya yang terlibat di proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui rangkuman Okezone.

1.Konglomerat Danai Pembangunan IKN

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menyebut orang terkaya Indonesia siap mendanai pembangunan IKN Nusantara. Bahlil mengatakan sudah ada beberapa konglomerat di Indonesia yang siap berkontribusi dalam pembangunan IKN.

Bahlil menjelaskan saat ini sudah ada konsorsium yang terdiri dari para pengusaha Indonesia yang siap menanamkan modalnya di IKN yang diketuai oleh bos perusahaan Agung Sedayu Group. Sedangkan anggotanya Salim Group yang merupakan induk dari Indofood, dan GROUP Sinar Mas.

2. Siap Melakukan Groundbreaking

Bahlil menjelaskan para konglomerat tersebut siap melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama pada bulan September mendatang. Masing-masing dari mereka akan menggarap fasilitas kota, mulai dari rumah sakit, seolah, pusat perbelanjaan dan hiburan. Bahlil mengatakan bahwa peletakan batu pertama akan dilakukan pada bulan September.

Adapun ke 8 perusahaan yang siap melakukan groundbreaking antara lain, Pakuwon Group, RS. Hermina, Jakarta International School, Ciputra Gorup, PT PP (Persero), Jambuwuluk Hotels & Resort, Vassanta Innopark, hingga Agung Sedayu Group, yang belum lama ditunjuk untuk memimpin konsorsium PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) investasi di IKN.

3. Nilai Investasi Masih Rahasia

Bahlil tidak menyebutkan berapa total nilai realisasi investasi dari investor dalam negeri tersebut. Sebab hal tersebut masih dalam proses pengecekan.

Lebih lanjut Bahlil menjelaskan sudah terdapat hotel, restoran dan mall yang akan dibangun. Bahlil juga mengatakan proyek tersebut diperkirakan akan rampung pada tahun 2024 mendatang.

4. Pelaku Usaha Dalam Negeri di Prioritaskan

Bahlil menjelaskan pada pembangunan IKN tahap awal ini memang diprioritaskan untuk para pelaku usaha di dalam Negeri terlebih dahulu. Sebab saat ini masalah lokasi lahan juga belum sepenuhnya bisa dilakukan pembangunan.

Sehingga ketersediaan lahan terbatas, karena pembangunan juga masih fokus dilakukan pada Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Sehingga para investor dalam negeri juga bisa nantinya mendapatkan kawasan-kawasan yang premium paling dekat dengan pusat kota nantinya.

Setelah itu baru Investor dari luar negeri diharapkan mulai masuk untuk mendanai IKN. Mengingat ke depannya pembangunan IKN sendiri juga bakal mengandalkan pendanaan dari luar negeri. Bahkan kantong Pemerintah dari APBN hanya berkontribusi 20% untuk pembangunan infrastruktur dasar, sedangkan sisanya dicari lewat investasi.

5. Sudah Melakukan Kunjungan Kerja dengan Konsorsium PMDN

Bahlil sudah melakukan kunjungan kerja ke IKN bersama Konsorsium PMDN yang dipimpin oleh pendiri Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma serta Wakil Kepala Otorita IKN Dhony Rahajoe. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mencari solusi masalah yang dihadapi para investor dalam proyek pembangunan di IKN.

Kunjungan kerja tersebut juga merupakan tindak lanjut Menteri Investasi dengan Konsorsium PMDN pada Juli lalu. Adapun perkiraan untuk rencana investasi di IKN adalah Rp30-40 triliun.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya