JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyatakan penerimaan negara dalam APBN direncanakan sebesar Rp2.802,3 triliun pada 2024. Hal ini bersumber dari penerimaan perpajakan sebesar Rp2.309,9 triliun dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp492,0 triliun.
"Strategi optimalisasi pendapatan negara dilakukan dengan tetap menjaga keberlanjutan dunia usaha dan daya beli masyarakat," ujarnya dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-6 Masa Persidangan I Tahun 2023-2024 di Jakarta, Kamis (21/9/2023).
Dia mengatakan, rasio perpajakan diupayakan terus meningkat dengan menjaga iklim investasi di tengah gejolak perekonomian global dan risiko fluktuasi harga komoditas.
"Pemerintah akan tetap menggunakan insentif perpajakan untuk mendukung kesejahteraan rumah tangga dan mendorong pertumbuhan ekonomi," sambungnya.
Dia menyebut, belanja perpajakan 2023 di sekitar Rp352 triliun dan akan terus bertambah seiring dengan pertumbuhan ekonomi di 2024. Belanja perpajakan untuk rumah tangga akan lebih dari Rp160 triliun di 2024.