JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dikabarkan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Namun saat ini Mentan sedang melakukan kunjungan kerja ke beberapa negara di Eropa.
Tujuan dari awal kunjungan Mentan ke Eropa dalam rangka menghadiri pertemuan bilateral dengan Direktur Jenderal FAO, Qu Dongyu.
Dalam pertemuan ini, keduanya sepakat untuk memperkuat Kerjasama proyek Selatan Selatan dan Triangular atau KSST yang meliputi kawasan pasifik baik di Selatan Afrika maupun Selatan Asia.
"Salah satu yang dibahas dalam pertemuan ini adalah program prioritas yang berkaitan dengan kepentingan substansial tidak hanya untuk indonesia tetapi juga kemajuan pertanian dunia. Kami optimis proyek KSST ini dapat memberikan manfaat besar bagi pencapaian ketahanan pangan kawasan pasifik," kata Mentan SYL melalui keterangan tertulisnya, dikutip Selasa (26/9/2023).
Tidak cuma itu, kunjungan kerja Mentan SYL dilanjutkan ke Negara Spanyol. Pada Kamis 28 September lalu, Mentan SYL mengunjungi Greenhouse Budidaya Tanaman Hortikultura di Almeria.
Lewat unggahan melalui akun media sosial TikTok milik @abisajacukup, terlihat Mentan bersama beberapa pejabat eselon I tengah memetik timun yang menjadi budidaya greenhouse terdesut. Terlihat dalam video ada Sekretaris Jendral Kementan Kasdi Subagyono, Dirjen Hortikultura Prihasto Setyanto, dan Dirjen Prasarana dan Saran Pertanian (PSP) Ali Jamil juga turut mendampingi Mentan dalam kegiatan tersebut.
"Hari ini kita melihat bagaimana aktifnya petani disini menggunakan smart farming. Saya kira pak Dirjen (Hortikultura) memiliki bekal untuk kita di Indonesia, bahwa semua daerah seharusnya bisa menjadi daerah yang potensial untuk memproduksi berbagai hal," kata Mentan.
Di samping sibuknya agenda Mentan di Eropa, SYL juga tengah menjadi perbincangan di dalam negeri. Tepat di hari yang sama Mentan berada di Spanyol, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga melakukan penggeledahan terhadap rumah dinas Mentan SYL di komplek Widya Chandra V Nomor 28, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.