JAKARTA – Mengenal dua perempuan Indonesia yang masuk daftar pebisnis paling berpengaruh di Asia 2023. Nama Meliza Musa Rusli dan Junita Ciputra masuk dalam daftar pebisnis paling berpengaruh di Asia 2023 versi Forbes.
Melansir Forbes, Selasa (7/11/2023), setidaknya ada 20 nama pebisnis peremuan yang masuk dalam daftar tersebut. Para pebisnis perempuan ini tidak tergoyah oleh kondisi ekonomi dunia yang tidak pasti.
Bisnis mereka terus maju dengan usaha-usaha baru dan meraih posisi teratas di beberapa perusahaan terbesar dan paling bergengsi di kawasan ini.
Berikut adalah profil singkat dua perempuan Indonesia yang masuk daftar pebisnis paling berpengaruh di Asia 2023.
- Meliza Musa Rusli
Meliza menjabat sebagai Direktur Utama Bank Permata. Perempuan berusia 49 tahun ini ditunjuk sebagai presiden direktur Bank Permata pada Mei 2022.
Dia menjadi wanita pertama yang memimpin salah satu bank dalam sepuluh besar bank terbesar di Indonesia berdasarkan aset. Meliza dipromosikan dari jabatan sebelumnya sebagai Wakil Presiden Direktur.
Dia fokus pada pertumbuhan basis pelanggan domestik dan internasional dari pemberi pinjaman yang diakuisisi oleh Bangkok Bank Thailand dalam kesepakatan senilai USD2,3 miliar pada tahun 2020. Setelah memperoleh gelar sarjana teknik elektro dari Universitas Indonesia, Rusli bergabung dengan industri jasa keuangan dan bekerja di perusahaan seperti Goldman Sachs, Lehman Brothers, UBS dan Credit Suisse.
Dia juga memegang posisi senior di berbagai posisi terkait teknologi, termasuk sebagai kepala strategi digital grup di Astra International (salah satu pemilik mayoritas Bank Permata bersama dengan Standard Chartered) dan sebagai presiden direktur pasar penyewaan mobil GoJek, GoFleet, diantara yang lain.
- Junita Ciputra
Junita Ciputra adalah Komisaris Utama, Metropolitan Land. Perempuan berusia 62 tahun ini bergabung dengan Ciputra Group, sebuah pengembang properti Indonesia yang didirikan oleh dan dinamai menurut nama mendiang ayahnya, pada tahun 1988 sebagai manajer keuangan.
Sekarang dia membantu menjalankan grup bersama kakak perempuannya, Rina, serta kakak laki-laki Cakra dan Candra. Selain menjabat sebagai komisaris atau direktur di beberapa grup perusahaan, beliau juga menjabat sebagai presiden komisaris Metropolitan Land, yang fokus membangun properti residensial dan komersial terutama di wilayah Jabodetabek. Ia juga mengoperasikan mal dan hotel di Jakarta, Cirebon dan Bali.
Dia aktif terlibat dalam yayasan keluarga Ciputra yang fokus pada pendidikan dan kewirausahaan—yang mencerminkan tujuan ayahnya untuk menciptakan jutaan wirausaha di Indonesia. Ciputra menjabat sebagai Ketua Yayasan Citra Berkat sejak tahun 2002 dan Yayasan Ciputra Pendidikan sejak tahun 2006. Yayasan ini saat ini menjalankan 11 sekolah dan dua universitas di seluruh Indonesia. Beliau memiliki gelar sarjana di bidang keuangan dari Universitas San Francisco dan gelar MBA di bidang keuangan dan real estat dari Universitas Southern California, Los Angeles.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)