JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan masih ada 28 perusahaan dalam antrean (pipeline) yang akan melakukan pencatatan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO). Sementara itu, perusahaan tercatat yang sudah melantai di BEI mencapai 901 emiten.
Selama tahun ini, sebanyak 77 perusahaan telah mencatatkan saham perdana di BEI dengan dana dihimpun mencapai Rp53,84 triliun.
“Hingga saat ini, terdapat 28 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI,” ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna di Jakarta, dikutip dari Antar, Sabtu (11/11/2023).
Dari 28 perusahaan tersebut, Nyoman memaparkan sebanyak 11 perusahaan beraset skala besar di atas Rp250 miliar, 16 perusahaan beraset skala menengah antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar, dan satu perusahaan beraset skala kecil di bawah Rp50 miliar.
Dari sisi sektor, enam perusahaan sektor barang konsumen non primer, empat perusahaan sektor barang konsumen primer, empat perusahaan sektor industri, dan empat perusahaan sektor infrastruktur.
Kemudian, tiga perusahaan sektor barang baku, tiga perusahaan sektor teknologi, dua perusahaan sektor energi, satu perusahaan sektor kesehatan, dan satu perusahaan sektor transportasi & logistik.