JAKARTA- Badan Pusat Statistik (BPS) menginformasikan bahwa tenaga kerja di Indonesia dalam kondisi yang cukup baik.
Tercatat dalam data BPS, hingga Agustus 2023 ini kondisi ketenagakerjaan di Indonesia cukup memberikan dampak yang cukup positif.
Berikut ini, beberapa bukti-bukti positif mengenai ketenagakerjaan di Indonesia saat ini:
1. Jumlah Tenaga Kerja Indonesia
Menurut data di Agustus 2023, terdapat 212,59 juta orang yang mencapai usia kerja. 147,71 juta orang di antaranya merupakan Angkatan Kerja.
Angka ini mengalami kenaikan mencapai 3,99 juta orang dari Agustus 2022. Dari Jumlah Penduduk Usia Kerja, terdapat 64, 88 juta orang yang bukan merupakan Angkatan Kerja (BAK).
2. Pengangguran Turun
BPS mencatat dari seluruh Angkatan Kerja, terdapat Pengangguran dengan jumlah 7,86 juta orang dan pekerja sebanyak 139,85 juta orang.
Jumlah pengangguran tahun ini turun sebanyak 0,56 juta orang dibanding Agustus 2022.
3. Tenaga Kerja Perempuan Meningkat
Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) tahun Agustus 2023 merupakan angka tertinggi dari tahun 1986 dengan angka 69,48%.
Menurut data, peningkatan ini didominasi oleh penduduk perempuan dibandingkan dengan tahun lalu. Persentase TPAK berdasarkan jenis kelamin tahun ini, untuk laki-laki sebesar 84,26% dan 54,52% untuk perempuan.
Sedangkan tahun lalu, TPAK pada laki-laki sejumlah 83,87% dan perempuan diangkat 53,41%. TPAK pada laki-laki hanya meningkat sebesar 0,39% di mana angka ini lebih kecil dibanding TPAK perempuan yang mencapai 1,11%.
4. Jumlah Pekerja Formal Meningkat
Terjadinya peningkatan proporsi pekerja formal yang didorong oleh tambahnya proporsi penduduk yang bekerja sebagai buruh, karyawan maupun pegawai.
Baca Selengkapnya: Pengangguran 7,86 Juta Orang, Bagaimana Kondisi Ketenagakerjaan Indonesia?
(Taufik Fajar)