JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mendukung pertumbuhan talenta berdaya saing di Indonesia. Hal ini lewat program My Digital Academy (MDA) batch 2 yang difokuskan untuk menghasilkan talenta digital yang dapat membawa perubahan.
Direktur Teknologi Informasi Bank Mandiri Timothy Utama menjelaskan, MDA Batch 2 adalah lanjutan dari program sebelumnya yang sangat diminati oleh ribuan pendaftar, menghasilkan ratusan peserta yang berkualitas, dan bekerja sama untuk meningkatkan keterampilan di bidang Teknologi Informasi (TI).
“Di tengah era digitalisasi, peran talenta digital menjadi sangat penting untuk menjadi jembatan dan penyeimbang antara kebutuhan perusahaan dan tantangan yang ada di industri. Apalagi, saat ini keamanan digital menjadi fokus utama bagi pelaku usaha di sektor keuangan mengingat perkembangan internet yang makin masif,” ujar Tim sapaan akrab Timothy dalam keterangan resminya, Jumat (2/2/2024).
Pentingnya keamanan digital saat ini juga bukan hisapan jempol saja, merujuk data National Cyber Security Index (NCSI), pada tanggal 1 September 2023, Indonesia mencapai skor indeks keamanan siber sebesar 63,64 poin dari 100.
Meskipun menempati peringkat ke-4 di antara negara-negara Asia Tenggara, secara global, Indonesia masih berada di peringkat ke-49 dari 176 negara. Skor tersebut cukup jauh dari negara teratas, Belgia, yang mencapai skor indeks 94,81 poin.
“Kami berharap, dengan adanya inisiatif MDA ini bisa menjadi wadah untuk mendorong peningkatan kualitas talenta digital ke depan. Sejalan dengan upaya Bank Mandiri yang terus fokus pada transformasi dan adaptasi digital agar dapat terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada nasabah,” terangnya.
Sebagai informasi, dalam batch pertama jumlah pendaftar MDA mencapai 15.000, jumlah ini meningkat 60% di periode batch kedua menjadi 24.673 pendaftar. Adapun, jumlah peserta yang lulus bootcamp juga meningkat, dari 302 menjadi 600 peserta. Peserta MDA ini berkesempatan untuk bergabung menjadi pegawai Bank Mandiri melalui jalur Officer Development Program Information Technology (ODP IT).
(Taufik Fajar)