Dari data ekonomi domestik, IHSG ditopang oleh realisasi cadangan devisa Indonesia yang secara mengejutkan mencatatkan kenaikan ke USD145,4 miliar di Juli 2024. Jumlah tersebut setara dengan pembiayaan 6,5 bulan impor, jauh di atas rasio kecukupan internasional di 3 bulan impor.
Valdy merekomendasikan sejumlah saham kepada investor yakni PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP), dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA).
(Kurniasih Miftakhul Jannah)