JAKARTA - PT WEHA Transportasi Indonesia Tbk atau White Horse, berhasil mencatatkan peningkatan pendapatan pada kuartal ketiga tahun 2024 menjadi sebesar Rp222 miliar. Jumlah tersebut meningkat sebesar 16% dibandingkan kuartal yang sama di tahun 2023 sebesar Rp191 miliar.
"Laba bersih pada kuartal ketiga tahun 2024 tercatat sebesar Rp23,2 Miliar," ujar Direktur Finance and Accounting Edgar Surjadi White Horse, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (30/10/2024).
Dibandingkan kuartal yang sama di tahun 2023, lanjutnya, jumlah tersebut meningkat sebesar 4% dari laba bersih perseroan sebesar Rp22,4 Miliar.
Kemudian EBITDA Perseroan juga meningkat sebesar 16% dimana terjadi peningkatan dari Rp59,6 Miliar di tahun 2023 menjadi Rp69,1 Miliar di tahun 2024, peningkatan EBITDA tersebut seiring dengan peningkatan pendapatan.
Seperti yang sudah diketahui Perseroan mempunyai 3 lini usaha, yaitu bus charter, intercity shuttle dan logistik, serta jasa wisata open trip.
Ketiga lini usaha tersebut membukukan kinerja pendapatan yang positif di kuartal ketiga di tahun 2024. Pendapatan segmen bus charter meningkat dari Rp78,7 Miliar di tahun 2023 menjadi Rp92,1 Miliar di tahun 2024 atau meningkat sebesar 17% dibandingkan dengan tahun 2023.
Pendapatan segmen intercity shuttle meningkat dari Rp104,4 miliar di tahun 2023 menjadi Rp121,2 Miliar di tahun 2024 atau meningkat sebesar 16% dibandingkan dengan tahun 2023.
Untuk segmen jasa wisata open trip, pendapatan di kuartal ketiga tahun 2024 juga meningkat sebesar 7% menjadi Rp8,2 miliar dibandingkan tahun 2023 di periode yang sama sebesar Rp7,6 miliar.
Di lini usaha bus charter, Perseroan terus menitikberatkan kepada segmen korporasi untuk kegiatan corporate shuttle dan outing, segmen sekolah terutama untuk kegiatan field trip serta sektor perorangan (FIT) dimana adanya pent-up demand yang begitu besar yang didapatkan melalui peran konten sosial media.
"Kami juga melakukan renovasi beberapa armada untuk menunjang pelayanan sehingga pelanggan merasa nyaman saat menggunakan armada kami. Selain itu, kami telah menghadirkan beberapa armada baru agar dapat menopang pendapatan Perseroan ke depannya," ujar Edgar.
Di lini usaha intercity shuttle selama tahun 2024, emiten berkode WEHA ini secara aktif melakukan penambahan armada dan menambah counter baru dengan melihat peluang pasar di area baru tersebut.
Bisnis paket dan jastip pun ikut menyumbang utilisasi kendaraan per trip yang dijalankan di lini bisa intercity shuttle dan logistik.
Di lini usaha jasa wisata open trip, WEHA memanfaatkan libur panjang serta cuti bersama sebagai peluang untuk meningkatkan jumlah pelanggan yang ingin melakukan perjalanan wisata.
(Rani Hardjanti)