Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

3 Fakta Prabowo Batal Bubarkan Bea Cukai 

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Minggu, 26 Juli 2026 |06:01 WIB
3 Fakta Prabowo Batal Bubarkan Bea Cukai 
3 Fakta Prabowo Batal Bubarkan Bea Cukai (Foto: Setpres)
A
A
A

JAKARTA - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) batal dibubarkan. Wacana pembubaran Bea Cukai dan pengalihan tugasnya ke lembaga survei asal Swiss, Société Générale de Surveillance (SGS) dipastikan tidak terjadi.

Kepastian ini disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai Presiden Prabowo Subianto melihat adanya perbaikan kinerja yang signifikan di tubuh Bea Cukai.

Berikut ini Okezone rangkum fakta-fakta Bea Cukai batal dibubarkan, Jakarta, Minggu (26/7/2026).

1. Prabowo Batal Bubarkan Bea Cukai

Presiden Prabowo melihat adanya perbaikan kinerja di Bea Cukai. Namun, Prabowo tetap meminta perbaikan instansi tersebut dijalankan secara konsisten.

"Pak Prabowo sudah melihat ada perbaikan yang signifikan di Bea Cukai, kalau dulu dia (Prabowo) bilang bubarkan, sekarang dia pernah bilang di salah satu rapat dengan kabinet, Bea Cukai bisa diperbaiki dan harus bisa diperbaiki," kata Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa, Selasa (21/7/2026).

"Itu adalah sinyal yang clear bahwa ada perkembangan positif di Bea Cukai yang diakui oleh pimpinan kita, jadi kemungkinannya si Bea Cukai akan tetap bertahan," sambung Purbaya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement