Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

3 Fakta Prabowo Batal Bubarkan Bea Cukai 

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Minggu, 26 Juli 2026 |06:01 WIB
3 Fakta Prabowo Batal Bubarkan Bea Cukai 
3 Fakta Prabowo Batal Bubarkan Bea Cukai (Foto: Setpres)
A
A
A

2. Perbaikan di Bea Cukai

Purbaya menyebutkan bahwa pembenahan performa Bea Cukai tidak lepas dari rotasi dan perombakan struktural pada jajaran pimpinan.

Saat ini, posisi-posisi penting dalam direktorat tersebut telah diisi oleh pejabat yang dinilai berintegritas.

Dampak dari pembenahan tersebut terlihat pada peningkatan penerimaan Bea Cukai yang tumbuh sekitar 7 persen, serta penurunan peredaran barang-barang selundupan di pasar secara signifikan.

Selain itu, peningkatan penindakan terhadap rokok ilegal juga masif dilakukan di berbagai wilayah.

"Terus Bea Cukai aktif melakukan penangkapan-penangkapan terhadap peredaran rokok ilegal sekarang banyak sekali itu," ungkap Purbaya.

3. Realisasi Penerimaan Cukai

Realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai per semester I 2026 mencapai Rp152,02 triliun, atau sekitar 45,2 persen dari target APBN 2026 yang sebesar Rp336 triliun.

Capaian tersebut tumbuh 3,4 persen secara tahunan (year-on-year) yang didorong oleh peningkatan setoran cukai, namun pemerintah memproyeksikan potensi shortfall (tidak mencapai target) sekitar Rp15,4 triliun hingga akhir tahun.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement