Prabowo Bawa Oleh-Oleh Rp156 Triliun dari China

Feby Novalius, Jurnalis
Senin 11 November 2024 07:19 WIB
Prabowo Bawa Oleh-Oleh Rp156 Triliun dari China. (Foto: Okezone.com/Setpres)
Share :

BEIJING — Presiden RI Prabowo Subianto usai melakukan kunjungan bilateral di China. Dirinya pun mendapat banyak 'oleh-oleh', mulai dari kerjasama di berbagai bidang hingga komitmen investasi dari pengusaha China.

Bahkan bersama Presiden Republik Rakyat Tiongkok Xi Jinping, menyaksikan langsung penandatanganan MoU sejumlah kerjasama antara Indonesia-China yang dilakukan di Great Hall of The People, Beijing, China, Sabtu 9 November 2024.

“Sekali lagi, Bapak Presiden Xi, para pemimpin yang terhormat, saya ingin menegaskan kembali komitmen kami untuk meningkatkan hubungan ini dan bekerja sama demi kepentingan bersama kedua bangsa kita dan demi kemakmuran, perdamaian, dan stabilitas seluruh Asia. Itulah komitmen saya,” kata Prabowo.

MoU kerja sama yang telah disepakati dan ditandangani antara Indonesia dan Tiongkok terdiri dari berbagai sektor mulai dari ekonomi laut sampai sumber daya mineral, di antaranya sebagai berikut:

1. Protokol Persyaratan Fitosanitari untuk Ekspor Buah Kelapa Segar dari Indonesia ke Tiongkok;

2. Pedoman Kerja Teknis untuk Mempromosikan Perikanan Tangkap Berkelanjutan;

3. Memorandum Saling Pengertian tentang Penguatan Kerja Sama Ekonomi Biru;

4. Memorandum Saling Pengertian tentang Kerja Sama Sumber Daya Mineral;

5. Memorandum Saling Pengertian tentang Kerja Sama Mineral Hijau;

6. Memorandum Saling Pengertian tentang Kerja Sama Bidang Sumber Daya Air; dan

7. Memorandum Saling Pengertian tentang Kerja Sama Penilaian Kesesuaian.

Investasi dan Pemberantasan Kemiskinan

Saat Prabowo bertemu Perdana Menteri Li Qiang di Great Hall of the People, Beijing, Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Prabowo menggarisbawahi sejumlah kontrak bisnis antara perusahaan-perusahaan Tiongkok dan Indonesia yang akan segera ditandatangani, dengan nilai investasi mencapai lebih dari USD10 miliar atau setara Rp156,5 triliun.

Prabowo pun berharap investasi ini memperkuat kolaborasi antar korporasi kedua negara, serta mendorong keterlibatan yang lebih mendalam antara masyarakat Indonesia dan Tiongkok.

"Saya pikir ini menunjukkan kolaborasi yang erat dan juga partisipasi serta integrasi yang meningkat antara perusahaan-perusahaan Tiongkok dengan perusahaan-perusahaan Indonesia," ungkapnya.

Selain aspek ekonomi, Presiden Prabowo juga menyampaikan minat Indonesia untuk belajar dari pengalaman Tiongkok dalam memberantas kemiskinan. Menurut Presiden Prabowo, pemerintahannya akan meningkatkan upaya pengentasan kemiskinan di Tanah Air.

"Kita akan meningkatkan upaya kita untuk memberantas kemiskinan, dan saya kira kita ingin belajar lebih banyak dari pengalaman Tiongkok juga," ucap Presiden.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya