Meski demikian, Shinta Kamdani melihat kinerja investasi dalam negeri pada kuartal II menunjukkan angka progresif. Berdasarkan catatan Kementerian Investasi/BKPM, realisasi investasi pada kuartal II 2025 tembus Rp477,7 triliun atau tumbuh 11 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Kalau kita melihat pertumbuhan ekonomi kan dasarnya macam-macam, ada investasi, kalau kita lihat realisasi investasi kan bagus. Kemudian ada konsumsi, belanja pemerintah, dan ekspor-impor," pungkas Shinta.
(Feby Novalius)