RI Segera Impor 1,4 Juta Kiloliter Pertalite, Perkuat Stok BBM di Libur Natal dan Tahun Baru

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Selasa 25 November 2025 07:39 WIB
Pemerintah segera menambah impor untuk BBM jenis Pertalite sebanyak 1,4 juta kiloliter . (Foto: Okezone.com/Pertamina)
Share :

JAKARTA - Pemerintah segera menambah impor untuk BBM jenis Pertalite sebanyak 1,4 juta kiloliter untuk memperkuat stok ketahanan BBM menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Selain itu, juga dilakukan penambahan impor untuk BBM jenis Pertamax Turbo.

Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya menyatakan penambahan impor BBM ini menyusul adanya kelangkaan BBM di sejumlah daerah karena stok sudah mulai menipis, diperkirakan jumlahnya akan sangat ketat dari stok pada akhir tahun mendatang.

"Kami mendapatkan laporan dari BPH Migas, bahwa akan ada semacam yang namanya relaksasi, jadi BPH Migas akan melakukan penghitungan dan penelusuran terhadap kuota subsidi dari tiap kota dan kabupaten," ujarnya saat ditemui di Kompleks DPR RI, Senin (24/11/2025).

Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas melaporkan pada tahun ini BBM Pertalite dikuotakan sebanyak 31,13 juta kiloliter, hingga akhir tahun diproyeksikan akan terserap sebanyak 90,34 persen. Sehingga hanya tersisa 9,66 persen stok yang tersedia.

Sementara untuk biosolar sendiri, prognosa hingga akhir tahun diperkirakan terserap hingga 98,14 persen dari kuota yang tersedia 18,69 juta kiloliter. Sehingga stok hingga akhir tahun hanya tersisa 1,86 persen saja.

"Jadi kalau disampaikan tadi soal fleksibilitas, ini akan bisa menjadi penguatan stok BBM di dalam negeri," lanjutnya.

 

Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo menambahkan tambahan impor BBM sebesar 1,4 juta kiloliter itu untuk memperkuat produksi kilang di dalam negeri. Sehingga stok ketersediaan BBM yang sebelumnya cukup untuk 21 hari, bisa mencapai 22 atau 23 hari.

"Pertamax Turbo ada tambahan impor, tapi juga ada tambahan produksi dari kilang, yang produk Pertalite juga ada tambahan, karena ini untuk memperkuat produksi kilang dalam negeri. Volume untuk penambahan Pertalite itu kurang lebih 1,4 juta kiloliter," pungkasnya.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya