Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo menambahkan tambahan impor BBM sebesar 1,4 juta kiloliter itu untuk memperkuat produksi kilang di dalam negeri. Sehingga stok ketersediaan BBM yang sebelumnya cukup untuk 21 hari, bisa mencapai 22 atau 23 hari.
"Pertamax Turbo ada tambahan impor, tapi juga ada tambahan produksi dari kilang, yang produk Pertalite juga ada tambahan, karena ini untuk memperkuat produksi kilang dalam negeri. Volume untuk penambahan Pertalite itu kurang lebih 1,4 juta kiloliter," pungkasnya.
(Feby Novalius)