Ini Fasilitas Hunian Sementara Warga Terdampak Bencana di Aceh

Feby Novalius, Jurnalis
Jum'at 02 Januari 2026 17:21 WIB
Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung progres pembangunan huntara untuk warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis, 1 Januari 2026. (Foto: Okezone.com/HK)
Share :

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung progres pembangunan huntara untuk warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis, 1 Januari 2026. Pemerintah fokus menggeser penanganan dari fase darurat menuju pemulihan, terutama percepatan penyediaan tempat tinggal sementara yang aman dan layak.

Unit hunian di kawasan huntara dilengkapi fasilitas pendukung untuk aktivitas harian warga, termasuk fasilitas sanitasi/toilet, dapur umum, ketersediaan air bersih, konektivitas internet, mushola, serta prasarana akses internal di kawasan huntara.

Fasilitas komunal ini penting untuk menjaga kebersihan lingkungan, memastikan kebutuhan ibadah dan memasak tetap terpenuhi, serta membantu penataan aktivitas warga di area transisi.

Prabowo mengatakan pemerintah memandang serius penanganan bencana dan berkomitmen meringankan beban warga. Ia mengapresiasi inisiatif Danantara dalam percepatan pembangunan huntara, serta meminta koordinasi dijalankan ketat agar penanganan berjalan tertib.

“Saya terima kasih kepada Danantara yang telah melakukan pekerjaan yang saya lihat baik. Membangun hunian dalam waktu singkat itu suatu prestasi. Nanti saya minta Danantara berkoordinasi dekat dengan BNPB dan pemerintah daerah,” ujar Prabowo, Jumat (2/1/2026).

Prabowo juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat. Ia menilai kolaborasi lintas pihak menjadi kunci percepatan pemulihan.

Dirinya meminta layanan dasar segera dipastikan berfungsi, termasuk sekolah dan puskesmas, agar aktivitas warga berangsur normal.

Pembangunan huntara di Aceh Tamiang merupakan bagian dari program kolaborasi yang melibatkan sejumlah BUMN Karya, dengan proses pembangunan dimulai sejak Rabu, 24 Desember 2025. Hutama Karya telah membangun 198 unit dari 600 unit huntara yang direncanakan. Paket bangunan fisik dan unit huntara lainnya akan terus dibangun sesuai target pemerintah.

Huntara ini berlokasi di Jl. Banda Aceh–Medan, Kebun Tj. Seumantoh, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Huntara disiapkan sebagai hunian transisi bagi warga terdampak dan disebut telah memenuhi standar minimum huntara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya