“Kami percaya inovasi yang lahir dari kolaborasi ini dapat berkontribusi pada peningkatan efisiensi produksi, ketahanan sistem distribusi, keberlanjutan lingkungan, serta produktivitas pertanian nasional,” tegasnya.
Menurut dia, peran perusahaan ke depan adalah menjadi penghubung antara dunia industri, akademisi, dan peneliti agar inovasi dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah ekonomi maupun sosial.
“Kami berharap kolaborasi yang terbangun dapat mendukung Pupuk Indonesia menjadi lebih berdaya saing dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Jamsaton.
(Taufik Fajar)