Indonesia Kian Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Asia

Feby Novalius, Jurnalis
Rabu 11 Februari 2026 13:52 WIB
Indonesia semakin menegaskan perannya sebagai pusat ekonomi regional, menjadi titik fokus investasi, ketahanan rantai pasok, dan diplomasi ekonomi. (Foto: Okezone.com/Kadin)
Share :

JAKARTA – Indonesia semakin menegaskan perannya sebagai pusat ekonomi regional, menjadi titik fokus investasi, ketahanan rantai pasok, dan diplomasi ekonomi. Jakarta pun menjadi panggung pertemuan para pembuat kebijakan, investor, dan pelaku usaha dari seluruh Asia dalam forum internasional yang menyoroti potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Di tengah dinamika geopolitik global dan percepatan transformasi teknologi, Indonesia diposisikan sebagai simpul strategis bagi investasi dan hubungan ekonomi regional di Asia Tenggara.

Forum ini juga menegaskan semakin eratnya kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok, dengan nilai perdagangan miliaran dolar AS dan arus investasi yang terus mengalir dalam beberapa tahun terakhir. Momentum tersebut memperkuat posisi Indonesia sebagai motor pertumbuhan kawasan sekaligus destinasi investasi jangka panjang yang kian diperhitungkan di panggung global.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, mengatakan kemitraan strategis antara SCMP dan Kadin Indonesia bertujuan menjembatani pertukaran wawasan antara Tiongkok, Indonesia, dan Asia Tenggara, sekaligus menghubungkan pembuat kebijakan, pelaku usaha, dan investor melalui dialog serta kolaborasi yang bermakna.

Dirinya menekankan relevansi konferensi ini bagi kerja sama bisnis dan investasi.

“Forum ini mempertemukan para pembuat kebijakan, pemimpin bisnis, dan inovator untuk berdialog secara terbuka dan konstruktif mengenai masa depan kawasan kita. Saya percaya Tiongkok, Indonesia, dan Asia Tenggara secara lebih luas dapat menjadi mesin dan pusat produksi pertumbuhan global penting dalam beberapa dekade mendatang. Kita dapat menjadi penggerak pertumbuhan dengan mendorong permintaan, inovasi, dan model bisnis baru di pasar yang mencakup lebih dari dua miliar penduduk,” ujarnya, Rabu (11/2/2026).

Sementara itu, mantan Kepala Eksekutif Hong Kong Special Administrative Region, The Hon CY Leung, menyatakan bahwa Tiongkok dengan tegas menentang unilateralisme dan proteksionisme serta terus membela sistem multilateral. Inisiatif Tata Kelola Global yang diusulkan Presiden Xi Jinping tahun lalu telah menunjukkan arah ke depan bagi dunia di tengah tantangan terhadap tatanan global.

“Inisiatif ini telah memperoleh dukungan dari lebih dari 150 negara dan organisasi internasional,” ujarnya.

Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut Hong Kong sebagai mitra ekonomi strategis bagi Indonesia. Ia menyampaikan bahwa Hong Kong memiliki kemitraan ekonomi khusus dengan Indonesia, dengan nilai perdagangan bilateral sekitar USD 6,5 miliar, serta telah menanamkan investasi sebesar USD 10 miliar di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

 

Ia menambahkan bahwa perjanjian perdagangan bebas antara Hong Kong dan ASEAN yang berlaku sejak 2020 telah membuka dan memperkuat hubungan ekonomi serta bisnis antara Indonesia dan Hong Kong.

Di tengah lanskap global yang dipengaruhi oleh pergeseran geopolitik dan kemajuan teknologi, Publisher South China Morning Post, Tammy Tam, menekankan bahwa relasi yang terpercaya dan pandangan para ahli kini menjadi kunci keberhasilan. Didukung inovasi digital dan standar editorial yang kredibel, SCMP menyampaikan narasi tentang Tiongkok dan Asia Tenggara secara mendalam dan independen, membantu pembaca tidak hanya mencermati tren, tetapi juga menerjemahkan pemahaman tersebut menjadi langkah nyata.

“Kami telah menjalin kemitraan strategis dengan KADIN Indonesia, yang memungkinkan pertukaran wawasan mengenai Tiongkok dan Indonesia, masing-masing sebagai ekonomi terbesar kedua di dunia dan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, untuk disampaikan kepada pembaca global SCMP, para pemimpin bisnis utama, dan pengambil keputusan di kawasan,” ujarnya.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya