Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ketum Kadin: ABAC 2026 Jadi Kunci Dorong Investasi dan Perdagangan Indonesia

Tangguh Yudha , Jurnalis-Senin, 09 Februari 2026 |15:18 WIB
Ketum Kadin: ABAC 2026 Jadi Kunci Dorong Investasi dan Perdagangan Indonesia
Ketum Kadin: ABAC 2026 Jadi Kunci Dorong Investasi dan Perdagangan Indonesia (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) Business Advisory Council (ABAC) menggelar ABAC Meeting I 2026 di Hotel Shangri-La, Jakarta, pada 7-9 Februari 2026. Forum ini dinilai menjadi momentum bagi Indonesia untuk mendorong peningkatan investasi dan perdagangan di kawasan Asia Pasifik.

Ketua Umum Kadin Indonesia sekaligus Ketua ABAC Indonesia,Anindya Novyan Bakrie mengatakan, APEC memiliki peran sangat besar dalam perekonomian global. Menurutnya, kawasan APEC merepresentasikan sekitar 40 persen populasi dunia dan mencakup 50 persen perdagangan global.

"Buat Indonesia, APEC ini 70 persen, dan 60 persen PDB dunia ada di sini. Jadi ya, ini bisa dibilang seperti multilateral kayak G20, tapi lebih beragam. Dan size-nya juga tetap besar," ungkap Anindya usai konferensi pers ABAC Meeting I 2026 Jakarta yang digelar pada Senin (9/2/2026).

RI Jadi Tuan Rumah ABAC 2026

Anindya menambahkan, Indonesia mendapat kepercayaan dari China sebagai tuan rumah rapat ABAC pertama tahun ini. Pertemuan perdana tersebut dinilai krusial karena menjadi ajang penentuan arah kerja dan fokus kelompok kerja ABAC ke depan.

Dia mengungkap, salah satu fokus utama ABAC tahun ini adalah integrasi regional, khususnya integrasi infrastruktur, baik infrastruktur fisik maupun nonfisik. Menurutnya, integrasi tersebut menjadi fondasi penting untuk menarik investasi dan memperkuat perdagangan lintas negara.

Selain itu, isu inklusi keuangan juga menjadi perhatian, sejalan dengan kontribusi para anggota ABAC Indonesia.

"Kita bersyukur selama dua hari ada empat Menteri yang datang untuk tanda kutip jualan supaya investasi dan perdagangan bisa lebih besar lagi. Dari Pak Menko Airlangga, Pak Menko AHY, Pak Mendag, Pak Menlu, komplit hadir. Dan ini mereka semua sangat mengapresiasi karena begitu besar rekognisinya, pengakuannya. Dan yang paling penting ini salah satu contoh Indonesia Incorporated," ucap Anindya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement