JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke Istana Kepresidenan Jakarta, termasuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Pantauan di lokasi, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto tiba sekitar pukul 13.00 WIB mengenakan kemeja putih. Saat ditanya soal agenda pertemuan, Airlangga enggan membeberkan pembahasan yang akan dilakukan bersama Presiden.
"Nanti kita tungguin," kata Airlangga.
Saat ditanyai mengenai pertemuan Prabowo dengan sejumlah konglomerat di Hambalang, Airlangga tidak menjawab secara rinci.
"Pasti bahas masalah ekonomi. Apanya nanti kami dengar langsung dari presiden. Kita tunggu dan dengarkan langsung," ujarnya.
Tak lama kemudian, hadir Kepala BP BUMN Dony Oskaria. Ia menyebut pertemuan sebatas koordinasi rutin.
"Koordinasi biasa lah. Belum tahu nanti materinya apa," kata Dony.
Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan akan melaporkan perkembangan pangan di Indonesia.
"Progres pangan, khususnya beras, kemudian jagung dan hilirisasi, serta harga dan stok pangan," katanya.
Lebih lanjut, Amran membeberkan bahwa saat ini stok pangan mencapai 3,4 juta ton. "Kemungkinan akhir bulan menjadi 3,8 juta ton, dan pada bulan Maret bisa mencapai 4 juta ton."
"Salah satunya, untuk pakan sudah swasembada, tidak ada impor pada tahun 2025, tinggal yang industri nanti," paparnya.
(Feby Novalius)