Sektor Keuangan RI Tumbuh 7,92 Persen, Ekonomi Ikut Meningkat

Taufik Fajar, Jurnalis
Kamis 19 Februari 2026 20:24 WIB
Sektor Keuangan RI Tumbuh 7,92 Persen (Foto: Okezone)
Share :

  2.   Pertumbuhan Kredit 2026

Friderica menyatakan optimistis tren positif kinerja sektor jasa keuangan di 2026 bisa berlanjut dengan mencermati berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi, serta kebijakan-kebijakan yang diambil. Untuk 2026, OJK memperkirakan kredit perbankan diproyeksikan tumbuh sebesar 10 - 12 persen, didukung pertumbuhan Dana Pihak Ketiga sebesar 7 – 9 persen. Aset program asuransi diperkirakan tumbuh sebesar 5 – 7 persen. Aset Program Dana Pensiun diperkirakan tumbuh 10 – 12 persen dan Aset Program Penjaminan diperkirakan tumbuh 14 -16 persen. Untuk Piutang pembiayaan Perusahaan Pembiayaan diproyeksikan tumbuh 6 – 8 persen. Di pasar modal, penghimpunan dana ditargetkan mencapai Rp250 triliun.

Sementara itu, Dirut BRI Hery Gunardi di tempat yang sama mengatakan bahwa industri jasa keuangan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas, memperkuat transmisi kebijakan, serta mendukung sektor-sektor produktif. 
“Dengan sinergi regulator dan pelaku industri, tata kelola yang kuat, manajemen risiko yang disiplin, serta komitmen terhadap transformasi, saya meyakini sistem keuangan Indonesia akan tetap resilient dan mampu tumbuh sehat di tengah tantangan global,” katanya.

  3.   Kinerja Industri Perbankan

Hery juga mengatakan bahwa industri perbankan berada pada posisi yang solid untuk menopang pertumbuhan kredit ke depan. Dari sisi likuiditas, pertumbuhan dana pihak ketiga kembali menguat hingga double digit sebesar 11,4 persen secara year on year. Rasio loan to deposit ratio terjaga di kisaran 84 persen, menunjukkan ruang ekspansi kredit yang masih memadai tanpa menimbulkan tekanan likuiditas yang berlebihan.

Permodalan juga tetap kuat dengan capital adequacy ratio di level sekitar 26 persen, jauh di atas ketentuan minimum regulator. Buffer modal yang tebal ini memberikan daya tahan terhadap risiko kualitas aset, sekaligus ruang untuk mendorong pertumbuhan kredit secara prudent dan berkelanjutan.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya