Meski Indonesia menghapus tarif untuk 99 persen produk impor dari AS, sebagian besar barang itu yaitu bahan baku yang tidak cukup diproduksi di dalam negeri, seperti kedelai dan gandum.
Luhut menambahkan yang terpenting, 93 persen dari produk impor dari AS sebelumnya sudah dikenakan tarif sangat rendah yaitu 5 persen dan di bawahnya, 54 persen sudah dikenakan tarif 0 persen.
"Sehingga penghapusan tarif menjadi 0 persen untuk 99 persen impor AS tidak berdampak besar," pungkasnya.
(Taufik Fajar)