Pemerintah Kucurkan Pembiayaan Investasi Rp22,73 Triliun di Awal 2026

Anggie Ariesta, Jurnalis
Selasa 24 Februari 2026 11:47 WIB
Pembiayaan Investasi (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Kementerian Keuangan melaporkan realisasi pembiayaan investasi telah menyentuh angka Rp22,73 triliun hingga 31 Januari 2026. Jumlah ini merupakan bagian dari total pagu anggaran pembiayaan investasi dalam APBN 2026 yang ditetapkan sebesar Rp203,06 triliun.

Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung menjelaskan, arah kebijakan investasi tahun ini memiliki fokus yang sangat spesifik, yaitu pada sektor agraris dan kedaulatan pangan.

“Khusus untuk pembiayaan investasi, pemerintah mengalokasikan Rp203 triliun pada 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap penguatan sektor pertanian, ketahanan pangan, dan kesejahteraan petani,” ujar Juda dalam konferensi pers APBN KiTa dikutip, Selasa (24/2/2026).

Mayoritas dana yang telah dicairkan dalam satu bulan pertama tahun ini diarahkan untuk memperkuat cadangan pangan nasional. Perum Bulog, selaku operator investasi pemerintah, menjadi ujung tombak dalam optimalisasi cadangan beras guna mengantisipasi gejolak pasar.

Hingga akhir Januari 2026, tercatat pengadaan cadangan beras pemerintah yang didanai melalui skema investasi non-permanen telah mencapai Rp639 miliar. Angka tersebut setara dengan penyediaan sekitar 50.000 ton beras.

Menurut Juda, intervensi melalui pembiayaan investasi ini merupakan strategi krusial untuk menjaga keseimbangan antara hulu (petani) dan hilir (konsumen). Dengan cadangan yang kuat, pemerintah dapat melakukan intervensi pasar kapan saja demi menjaga stabilitas harga pangan di dalam negeri.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya