Selain penyaluran investasi baru, pemerintah juga melaporkan adanya arus kas masuk berupa penerimaan kembali investasi senilai Rp49 miliar. Dana tersebut berasal dari pelunasan pinjaman program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di tingkat daerah.
Secara keseluruhan, pembiayaan investasi ini diproyeksikan tidak hanya sekadar menjadi angka statistik dalam APBN, tetapi memberikan dampak nyata bagi peningkatan taraf hidup petani dan keterjangkauan harga pangan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia sepanjang 2026.
(Taufik Fajar)