Rupiah Tertekan ke Rp16.787 Sore Ini, Dipicu Ketegangan AS‑Iran

Anggie Ariesta, Jurnalis
Jum'at 27 Februari 2026 16:03 WIB
Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan hari ini. (Foto: Okezone.com/Freepik)
Share :

Secara rinci, AS menetapkan tarif subsidi umum sebesar 125,87 persen untuk impor dari India, 104,38 persen dari Indonesia, dan 80,67 persen dari Laos. Berdasarkan data perdagangan pemerintah, ketiga negara tersebut menyumbang nilai impor senilai USD4,5 miliar (sekitar Rp75,73 triliun) pada 2025, atau sekitar dua pertiga dari total impor.

Keputusan ini merupakan rangkaian terbaru dari pengenaan bea masuk selama satu dekade terhadap "impor produk surya murah dari Asia, yang sebagian besar diproduksi perusahaan asal China". Menurut lembar fakta DOC, lembaga tersebut menghitung tarif subsidi umum bagi para importir.

Pejabat perdagangan AS mengatakan langkah ini “mendukung pemilik pabrik tenaga surya domestik setelah menemukan bahwa perusahaan di tiga negara itu menerima subsidi pemerintah,” yang menurutnya “membuat produk AS menjadi tidak kompetitif di pasar sendiri.”

Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup melemah di kisaran Rp16.790–Rp16.820 per dolar AS, sementara untuk satu minggu ke depan diperkirakan berada di rentang Rp16.750–Rp16.900.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya