JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) serta elpiji tetap aman selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026. Kesiapan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi energi yang biasanya terjadi saat arus mudik, arus balik, serta meningkatnya kebutuhan rumah tangga selama bulan puasa.
Melalui pembentukan Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI), pemantauan stok dan distribusi dilakukan secara intensif di seluruh wilayah Indonesia. Pengawasan 24 jam mencakup terminal BBM, SPBU, serta jaringan agen dan pangkalan elpiji untuk menjaga kelancaran pasokan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.
Pengamat Energi Sofyano Zakaria menilai PT Pertamina Patra Niaga mampu menjalankan tugas penyediaan dan distribusi BBM serta elpiji dengan baik selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026. Menurutnya, perusahaan memiliki rekam jejak panjang dalam menjaga kelancaran pasokan energi pada momen-momen penting nasional.
“Selama ini hampir tidak pernah terjadi gangguan berarti dalam penyaluran BBM di masa-masa puncak seperti mudik Lebaran. Ini menunjukkan sistem dan manajemen distribusi sudah teruji,” ujar Sofyano, Rabu (4/3/2026).
Ia menambahkan, pembentukan Satgas RAFI setiap tahun menjadi langkah antisipatif untuk memantau stok, distribusi, dan kesiapan infrastruktur pendukung, mulai dari terminal BBM, SPBU, hingga agen dan pangkalan elpiji.
Sofyano juga menilai pernyataan jaminan ketersediaan BBM dan elpiji untuk Ramadhan dan Idul Fitri 2026 realistis dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Ini bukan sekadar pernyataan formal, tetapi bagian dari komitmen institusi yang sudah terbukti di lapangan,” tegasnya.
Ia menjelaskan, lonjakan konsumsi BBM pada masa mudik dan arus balik, serta peningkatan kebutuhan elpiji rumah tangga, merupakan pola yang dapat diprediksi setiap tahun. Karena itu, langkah antisipatif jauh hari sebelumnya menjadi kunci keberhasilan pengelolaan pasokan energi nasional.
“Kita perlu memberi kepercayaan. Dengan pengalaman, infrastruktur yang memadai, serta koordinasi lintas sektor, kebutuhan BBM dan elpiji masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026 diyakini akan terpenuhi dengan aman dan lancar,” pungkas Sofyano.
(Feby Novalius)