“Ramadhan bagi PT Sarinah adalah momentum untuk mempertegas positioning kami sebagai Cultural Experience Centre. Kami ingin setiap kunjungan terasa bermakna, bukan sekadar berbelanja,” jelas Raisha.
Seiring dengan meningkatnya kunjungan, pengelola memperkuat sejumlah langkah, termasuk penyesuaian jam operasional, peningkatan keamanan dan fasilitas publik, serta penataan ruang guna mendukung kenyamanan masyarakat selama periode Ramadhan dan Lebaran.
Pendekatan ini menekankan pengalaman pengunjung yang lebih bermakna, tidak hanya dari sisi transaksi, tetapi juga interaksi sosial dan kegiatan budaya, sehingga periode Ramadhan dan libur Lebaran menjadi momen inklusif yang memperkuat kebersamaan masyarakat.
(Feby Novalius)