Selain itu, ia juga menilai pentingnya keterlibatan pelaku usaha dalam penyusunan kebijakan yang berkaitan dengan industri hiburan di Jakarta agar regulasi yang dibuat tidak justru merugikan pelaku usaha.
“Kami ingin ke depan setiap kebijakan yang menyangkut industri hiburan melibatkan asosiasi sehingga pemerintah juga mendapat gambaran dampak kebijakan tersebut terhadap dunia usaha,” kata Kukuh.
Para pelaku usaha juga berkomitmen mendukung Jakarta menjadi kota global. Pasalnya, Jakarta dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi hiburan internasional yang mampu bersaing dengan kota-kota besar di Asia Tenggara seperti Singapura, Kuala Lumpur, dan Bangkok.
“Kami ingin membantu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadikan Jakarta sebagai destinasi global. Saat ini kami akui masih tertinggal dibanding kota-kota tetangga, sehingga perlu upaya bersama agar sektor hiburan di Jakarta bisa berkembang lebih baik,” ujarnya.
(Feby Novalius)