Cerita Hashim Ditawari 1.000 Apartemen di Lahan Negara dengan Keuntungan Fantastis

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Senin 16 Maret 2026 16:29 WIB
Hashim Djojohadikusumo, mengaku pernah mendapat tawaran pembangunan apartemen di lahan strategis milik negara. (foto: Okezone.com/IMG)
Share :

JAKARTA — Ketua Satgas Perumahan, Hashim Djojohadikusumo, mengaku pernah mendapat tawaran pembangunan apartemen di lahan strategis milik negara. Tawaran itu mencakup 500–1.000 unit apartemen yang akan dijual dengan harga pasar.

Hashim menyebut, lokasi apartemen yang dekat pusat kota dan simpul transportasi membuat harga unit tersebut berpotensi fantastis.

"Ada yang bilang ke saya, Pak Hashim, kita bisa untung lho. Di tempat strategis, Pak Hashim bisa minta 500–1.000 apartemen. Nanti dijual, kita bisa dapat keuntungan lima kali. Ada yang ngomong begitu, Pak," ujarnya dalam acara groundbreaking Rusun PT KAI di Manggarai, Senin (16/3/2026).

Hashim menegaskan, setiap aset negara, baik tanah maupun bangunan, milik rakyat dan harus dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Salah satunya melalui pembangunan rumah subsidi yang terjangkau.

"Pak Prabowo sudah katakan beberapa kali, di depan saya dan di tempat lain, bahwa tanah milik BUMN adalah tanah milik rakyat Indonesia, sehingga tidak boleh dijual dengan harga pasar," katanya.

 

Ia menambahkan, banyak pihak yang mencoba mengambil keuntungan dari aset negara untuk tujuan komersial. Namun Hashim menegaskan, aset negara wajib digunakan untuk kepentingan bersama.

"Itu khusus subsidi perumahan, sudah petunjuk begitu. Karena terus terang, ada pihak yang mau ambil keuntungan dengan memanfaatkan nilai pasar," pungkas Hashim.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya