Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Lepas 500 Peserta Mudik Aman Berbagi Harapan 2026 

Anindita Trinoviana, Jurnalis
Selasa 17 Maret 2026 15:39 WIB
PT Pegadaian melalui Kantor Wilayah VIII Jakarta 1 menyelenggarakan Mudik Aman Berbagi Harapan 2026. (Foto: dok Pegadaian)
Share :

Khusus di Jakarta, keberangkatan peserta mudik dilakukan dari dua titik, yaitu Pegadaian Kebon Nanas dan Universitas Budi Luhur, dengan total sekitar 10 bus yang memberangkatkan 500 pemudik menuju berbagai kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Harapan kita bapak ibu yang mudik ini melaksanakan kegiatan selama di kampung halaman dalam keadaan sehat walafiat. Dan nantinya bisa kembali dalam keadaan sehat juga,” katanya.

Eka juga menjelaskan bahwa program yang diselenggarakan Pegadaian merupakan program mudik satu arah. Hal ini dikarenakan jadwal kepulangan para pemudik yang berbeda-beda, mulai dari H+7, dua minggu setelah lebaran, hingga satu bulan kemudian, sehingga penyelenggaraan arus balik secara bersama-sama menjadi lebih sulit dilakukan.

Menutup sambutannya, Eka kembali menyampaikan pantun, “Beli ketupat dimasak di rumah Pak Maman, lauknya ikan minumnya teh melati, selamat bertemu keluarga di kampung halaman, jangan lupakan Pegadaian yang selalu melayani sepenuh hati.”

Sementara itu, Camat Jatinegara, Endang Kartika Wahyuningsih menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi dalam meningkatkan kenyamanan bagi masyarakat, khususnya nasabah Pegadaian.

“Pegadaian melepas sebanyak 500 pemudik. Artinya, kehadiran Pegadaian di tengah masyarakat bukan hanya membantu menyelesaikan kebutuhan finansial, tetapi juga berbagi dengan penuh harapan. Kita berharap semua berangkat dengan keadaan sehat walafiat dan sampai ke tujuan dengan selamat,” ujarnya.

Pemimpin Wilayah VIII Jakarta 1 PT Pegadaian, Dede Kurniawan menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Pegadaian untuk terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya