Pemerintah menegaskan bahwa pemotongan anggaran saat ini merupakan skenario awal. Jika konflik geopolitik berlangsung lebih lama (melebihi lima bulan) dan berdampak lebih dalam pada harga energi, pemerintah baru akan mempertimbangkan tiga skenario alternatif yang lebih luas, yang sebelumnya telah dipaparkan untuk menjaga stabilitas makroekonomi.
Langkah efisiensi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memitigasi risiko eksternal tanpa mengorbankan program-program pembangunan manusia yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto.
(Dani Jumadil Akhir)