BI Siaga Jaga Stabilitas Rupiah dari Gejolak Geopolitik di Lebaran 2026

Anggie Ariesta, Jurnalis
Kamis 19 Maret 2026 10:28 WIB
Bank Indonesia (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memastikan tetap mengawal stabilitas nilai tukar Rupiah selama periode libur panjang Idulfitri 1447 H. Langkah antisipasi ini diambil guna meredam potensi gejolak pasar global yang meningkat akibat eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti menjelaskan bahwa meskipun pasar keuangan domestik dalam posisi tutup selama masa libur lebaran, pergerakan mata uang Garuda di pasar luar negeri tetap aktif dan memerlukan pengawasan ketat.

“Sebagai langkah antisipasi terhadap gejolak pasar global yang meningkat akibat konflik Timur Tengah, Bank Indonesia memastikan akan menjaga stabilitas rupiah sepanjang libur Lebaran 2026,” tulis Destry dalam keterangannya, Kamis (19/3/2026).

Destry menggarisbawahi bahwa dinamika di pasar internasional dapat memberikan dampak langsung bagi ketahanan ekonomi nasional saat aktivitas perdagangan di dalam negeri kembali dibuka nantinya.

Menurut Destry, meskipun pasar keuangan domestik tutup selama libur Lebaran, perdagangan rupiah di pasar luar negeri tetap berjalan dan fluktuasinya dapat berdampak pada ekonomi Indonesia.

Guna menghadapi kemungkinan perluasan konflik di Timur Tengah, BI berkomitmen untuk terus memperkuat ketahanan eksternal melalui berbagai instrumen kebijakan moneter yang tersedia.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya