Prancis Siap Dukung Pendanaan Proyek LRT Bandung

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Minggu 22 Maret 2026 12:18 WIB
Prancis siap mendukung pendanaan proyek light rail transit (LRT) di Bandung. (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA — Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa Pemerintah Prancis siap mendukung pendanaan proyek light rail transit (LRT) di Bandung. Dukungan ini diberikan dalam tahap penyusunan konsep proyek yang saat ini tengah dikerjakan oleh pihak Prancis sebelum memasuki tahap konstruksi.

Proyek tersebut ditargetkan dapat dilaksanakan dengan meminimalkan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga mengutamakan keterlibatan investor asing dan domestik.

"LRT (Bandung) kita tetap berjalan, ya. Sekarang sudah direspons dengan cukup baik oleh swasta dan kita persilakan. Kita harapkan tanpa APBN. Saat ini pihak Prancis sedang membuat kajian cara mempercepat pembangunan," kata Menhub dalam media briefing di Jakarta, dikutip Minggu (22/3/2026).

Menhub mengatakan pihaknya akan mencoba menawarkan beberapa trase jaringan LRT Bandung kepada pihak Prancis. Di samping itu, mereka juga menyusun perencanaan sekaligus peta proyek tersebut. Namun, rute-rute tersebut belum dapat diungkap lebih jauh sebelum pihak Prancis mengumumkannya secara resmi.

"Kita menawarkan beberapa trase kepada mereka, tinggal mereka menghitung apakah trase itu secara bisnis menguntungkan atau tidak," tambahnya.

Sebelumnya, Menhub telah bertemu langsung dengan Menteri Transportasi Prancis Philippe Tabarot di Prancis guna membahas rencana investasi proyek LRT di Bandung. Perusahaan asal Prancis dikabarkan siap mendukung dari sisi pendanaan hingga penyusunan studi kelayakan proyek tersebut.

Selain proyek LRT Bandung, lanjut Dudy, Indonesia dan Prancis menyepakati kerja sama di sektor transportasi darat, laut, dan udara, termasuk pertukaran teknologi, peningkatan keselamatan pelayaran, pengembangan pelabuhan, serta penguatan teknologi penerbangan sipil.

"Kita akan membentuk kelompok kerja bersama yang bertugas menyusun rencana aksi dan agenda proyek prioritas dalam beberapa bulan ke depan," ujar Dudy.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya