5 Fakta RI Tak Darurat Energi hingga Purbaya Jawab Isu Ekonomi Akan Hancur 

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Sabtu 28 Maret 2026 08:06 WIB
5 Fakta RI Tak Darurat Energi hingga Purbaya Jawab Isu Ekonomi Akan Hancur (Foto: Okezone)
Share :

5. Jangan Spekulatif

Sebagian pihak mendasarkan prediksi pada lonjakan harga minyak dunia ekstrem. Mereka memperkirakan harga mencapai USD200 per barel. Asumsi tersebut dikaitkan dengan konflik global yang belum pasti. 

Namun, Purbaya menilai pendekatan itu terlalu sempit dan spekulatif. Ia menegaskan analisis harus mempertimbangkan banyak faktor risiko ekonomi. Selain itu, dampak kebijakan pemerintah juga perlu diperhitungkan secara matang.

Dia menambahkan, jika skenario ekstrem benar terjadi, semua negara terdampak. Dalam kondisi tersebut, resesi bukan hanya dialami Indonesia semata. Karena itu, analisis yang menyasar satu negara menjadi tidak relevan. Purbaya juga mengingatkan pentingnya melihat konteks ekonomi global secara utuh. 

“Kalau itu terjadi, seluruh negara pasti terkena dampaknya,” katanya.  

Lebih lanjut, Purbaya menekankan pentingnya analisis komprehensif. Ia meminta ekonom menggunakan data historis dan asumsi realistis. Pendekatan menyeluruh dinilai penting dalam membaca situasi ekonomi global. Selain itu, kebijakan pemerintah juga harus menjadi variabel utama analisis. 

Purbaya optimistis Indonesia mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional. Pemerintah terus menyiapkan kebijakan menghadapi tekanan global yang meningkat. Dia menegaskan fondasi ekonomi Indonesia masih relatif kuat saat ini. 

Bahkan, beberapa negara lain menghadapi tekanan lebih berat dibanding Indonesia. Dengan langkah strategis, pemerintah yakin mampu mengelola berbagai risiko. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap tenang.
 

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya