Adapun pada segmen ritel, penjualan dilakukan melalui Butik Emas Logam Mulia (BELM), pameran, hingga kanal digital seperti website resmi dan berbagai platform e-commerce.
“Penjualan emas juga dilakukan melalui berbagai platform e-commerce seperti Tokopedia dan Shopee, serta layanan emas digital Brankas untuk segmen individu,” katanya.
Untung menjelaskan bahwa integrasi kanal fisik dan digital ini menjadi bagian dari transformasi bisnis perusahaan.
Selain itu, ANTAM juga meningkatkan transparansi dengan menghadirkan informasi stok emas secara real-time yang dapat diakses melalui mesin antrean, website, dan layar di BELM.
“Inovasi ini membuat informasi lebih terbuka bagi pelanggan,” ujarnya.
(Feby Novalius)